Senin, 19 September 2016

Bacalah: 2 Sam. 12:15-25

12:15 Kemudian pergilah Natan ke rumahnya 6A�. Dan TUHAN menulahi jA� anak yang dilahirkan bekas isteri Uria bagi Daud, sehingga sakit. 12:16 Lalu Daud memohon kepada Allah oleh karena anak itu, ia berpuasa dengan tekun dan apabila ia masuk ke dalam, semalam-malaman itu ia berbaring kA� di tanah. 12:17 Maka datanglah kepadanya para tua-tua yang di rumahnya untuk meminta ia bangun dari lantai, tetapi ia tidak mau; lA� juga ia tidak makan bersama-sama dengan mereka. mA� 12:18 Pada hari yang ketujuh matilah anak itu. Dan pegawai-pegawai Daud takut memberitahukan kepadanya, bahwa anak itu sudah mati. Sebab mereka berkata: “Ketika anak itu masih hidup, kita telah berbicara kepadanya, tetapi ia tidak menghiraukan perkataan kita. Bagaimana kita dapat mengatakan kepadanya: anak itu sudah mati? Jangan-jangan ia mencelakakan diri!” 12:19 Ketika Daud melihat, bahwa pegawai-pegawainya berbisik-bisik, mengertilah ia, bahwa anak itu sudah mati. Lalu Daud bertanya kepada pegawai-pegawainya: “Sudah matikah anak itu?” Jawab mereka: “Sudah.” 12:20Lalu Daud bangun dari lantai, ia mandi nA� dan berurap dan bertukar pakaian; oA� ia masuk ke dalam rumah TUHAN dan sujud menyembah. Sesudah itu pulanglah ia ke rumahnya, dan atas permintaannya dihidangkan kepadanya roti, lalu ia makan. 12:21 Berkatalah pegawai-pegawainya kepadanya: “Apakah artinya hal yang kauperbuat ini? Oleh karena anak yang masih hidup itu, engkau berpuasa dan menangis, tetapi sesudah anak itu mati, engkau bangun dan makan!” 12:22 Jawabnya: “Selagi anak itu hidup, aku berpuasa dan menangis, pA� karena pikirku: siapa tahu qA� TUHAN mengasihani aku, sehingga anak itu tetap hidup. rA� 12:23 Tetapi sekarang ia sudah mati, mengapa aku harus berpuasa? Dapatkah aku mengembalikannya lagi? Aku yang akan pergi kepadanya, sA� tetapi ia tidak akan kembali kepadaku. tA�12:24 Kemudian Daud menghibur hati Batsyeba, uA� isterinya 7A�; ia menghampiri perempuan itu dan tidur dengan dia, dan perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki, lalu Daud memberi nama Salomo vA� kepada anak itu. TUHAN mengasihi anak ini 12:25 dan dengan perantaraan nabi Natan Ia menyuruh menamakan anak itu Yedija, wA� oleh karena TUHAN.

  1. Mengapa Daud terus berdoa untuk bayi itu? (15-16).
  2. Mengapa Daud mandi dan berurap setelah tahu anak itu sudah mati? (20)
  3. Apakah maksud kalimat a�?Selagi anak itu hidup , aku berpuasa dan menangis..a�? dalam ay 22.

Renungkanlah:

Memang dalam keseluruhan cerita tentang Daud kita tidak menemukan secara harfiah seperti dalam ay 16 ini bagaimana Daud berdoa dan berpuasa untuk anaknya. Namun melalui bagian ini kita belajar bagaimana Daud itu betapa mengerti kapan harus mengasihi dan mendoakan anaknya. Dan kapan tidak perlu lagi.

Jelas dalam bagian ini Daud mendoakan anak melalui Batsyeba ini oleh karena sakit yang ditulahi oleh Tuhan. Sebagai akibat dosa perzinahannya dengan Batsyeba. Namun pelajaran rohaninya adalah betapa Daud terus berusaha berdoa dan berpuasa melunakkan hati Tuhan, siapa tahu Tuhan menyembuhkan dia (22)A� a�?Selagi anak itu hidupa�? adalah pemahaman penting kita berjuang untuk anak-anak kita. Tanpa hentia�� berdoa, berpuasa, berbuat baik kepada mereka. Karena kalau mereka sudah tiadaa�� semua hal itu menjadi sia-sia. Sejahat apapun anak-anak kita, senakal apapun merekaa�� masih ada pengharapan selama mereka hidupa�� Daud tidak berhenti berdoa untuk anaknya, sampai ia tahu anaknya itu sdh ke rumah Bapa di sorgaa��A� Setelah anak itu mati, tidak ada penyesalan dalam diri Daud karena ia telah memberikan semua yang terbaik selama anak itu hidup (doa, puasa dan pengobatan). Ia malah sujud di bait Allah (20)

Lakukanlah: Jangan pernah berhenti berdoa uintuk anak-anak yang Tuhan percayakan kepada kita.

Doa: Kiranya kita para orang tua diberi keberania untuk komit membawa seisi keluarga kita hanya beribadah kepada Allah.