by. Pdt. Robert Siahaan

Matius 6:19-24 (TB)  “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.

Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.

Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu;

jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.

Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”

Akar dari segala kejahatan adalah cinta uang (1 Tim 6:10). Tuhan harus menjadi nomer satu bagi orang Kristen, jika bukan nomer satu, artinya dia bukan orang Kristen sejati. 

Demi uang banyak orang bekerja sedemikian rupa, bahkan ada yg meninggal karena dipaksa kerja lembur selama berhari-hari. Ada yang menggunakan berbagai cara bahkan menyimpang dari iman, untuk memperoleh uang, seperti menipu, mark up harga, korupsi, dsb. 

Sebenarnya ada apa dengan  uang?

1. Memiliki nilai tukar. 

2. Memiliki kekuatan dan kekuasaan. Ada orang mau melakukan apapun untuk mendapatkan uang, sehingga dengan uang kita bisa melakukan apapun, termasuk melakukan hal yang jahat. 

3. Kebanggaan/ prestige. Ketika ada uang orang merasa bangga, tidak perlu mikir untuk membeli apapun. Sebaliknya, orang tidak punya uang bisa stress. Tanpa uang, kita tidak bisa membeli sesuatu bahkan bahan kebutuhan pokok kita. Namun kita harus memiliki kacamata 

4. Kesenangan, kenikmatan, kepuasan. Dengan yang kita dapat membeli apapun yang membuat kita senang dan menikmati hidup. 

Uang menjadi tuan ketika:

1. Ditempatkan lebih tinggi dari TUHAN.

2. Ditempatkan sejajar dengan Tuhan. (Menyembah 2 tuan) ini tidak mungkin terjadi, karena pasti kita akan lebih mengasihi yang satu dibandinhkan yang lain.

3. Menyembah uang. Buat dia uang adalah segala-galanya. Padahal seharusnya uang yang harus kita kendalikan. 

4. Dikendalikan dan dikuasai uang (uanh segala-galanya)
Semua masalah bagaimana kita mengambil keputusan, apakah kita dikendalikan uang? Ataukan kita taat kepada Tuhan? 

Keluaran 20:3-5 jangan ada Allah lain. 

Menjadi kaya tidak salah. Berkat juga sering disampaikan dalam Alkitab. Beberapa tokoh Alkitab di Perjanjian lama juga diberkati Tuhan secara materi. Namun ketaatan kepada Allah juga adalah sebuah pilihan. Ketika orang Kristen iri dengan kenikmatan hidup orang lain, disitulah orang bisa memilih untuk tidak taat. Seharusnya kita mengingat bahwa kita jauh lebih beruntung karena kita peroleh anugrah keselamatan. 

Uang seharusnya dipakai untuk memuliakan Tuhan. Kita harus menggunakannya untuk menolong orang yang membutuhkan juga untuk mendukung pekerjaan Tuhan. Dimana hartamu berada disitu juga hatimu berada.