By. Pdt. Daniel Fu
Kemanapun kita pergi, apakah orang lain dapat melihat terang Kristus di dalam hidup kita. Jika mereka dapat melihatnya, maka iman kita adalah iman yang benar. 
1 Yohanes 2:6 (TB)  Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. 

Setelah seseorang percaya pada Kristus, maka hidupnya harus menyerupai Kristus. 

1. Hidup menyerupai Kristus adalah jalan hidup berkomitmen penuh kepada Kristus. 

Markus 8:34-35 (TB)  Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan Injil, ia akan menyelamatkannya. 

Kita jangan setengah hati mengikuti Yesus, tetapi harus sepenuh hati. Kita harus menyangkal diri dan  memikul salib. 

Sama seperti sepasang muda mudi yang mengucapkan janji pernikahan di altar, mereka akan menjalani hidup dengan komitmen penuh untuk mendampingi pasangannya apapun yang terjadi. 

Sama seperti itu, saat kita percaya pada Yesus kita harus berkomitmen hidup bagi Kristus. Apabila aktivitas kita membuat  kita menjauh dari Tuhan, tidak membuat kita tekun mengikuti Tuhan maka kita bersedia untuk meninggalkannya. Apabila ada teman yang mengajak kita ke night club atau berjudi, kita harus berani menolaknya.

 Ketika kita berusaha mempertahankan hidup yang kudus, mungkin ada banyak orang yang menolak kita. Namun itulah salib yang harus kita tanggung dalam mengikuti Kristus. 

2. Hidup menyerupai Kristus jalan hidup bertumbuh menuju kesempurnaan dalam Kristus

Matius 5:48 (TB)  Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

Ayat tersebut adalah bagian dati kotbah di bukit, tentang bagaimanakah kita harus hidup sebagai orang Kristen. Tuhan Yesus berkata kita bukan hanya tidak boleh membunuh, tetapi tidak boleh memarahi orang dengan niat yang jahat. Bukan hanya tidak boleh berzinah, namun tidak boleh melihat wanita lain dan menginginkannya. Demikianlah hidup kita harus sempurna sama seperti Bapa di surga. 

Setiap orang di dalam Kristus harus bertumbuh, sehingga kita menjadi lebih baik lagi dari hari ke hari. 

3. Jalan hidup yang mendapat mandat pelayanan dan pengutusan Kristus

Matius 4:19 (TB)  Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.

Yohanes 20:21 (TB)  Maka kata Yesus sekali lagi: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” 
Kita adalah utusan Tuhan dalam pelayanan. Apabila seseorang menganiaya orang percaya, dia menganiaya Kristus. Itulah yang dikatakan Yesus kepada Paulus dalam penglihatannya ketika menuju Damsyik. Ketika Paulus telah menerima anugerah keselamatan, ia berkata apa yang harus aku lakukan untuk Engkau?

Hari ini kita telah menerima anugrah keselamatan, marilah kita seperti Yesaya yang berkata, “ini aku, utuslah aku”. Gereja kita ada banyak pelayanan. Marilah kita terlibat dalam pelayanan ini dan menukungnya.