by   Tanto Hartana

Pada tahun 2015 saya memutuskan untuk melanjutkan studi ke jenjang Strata 2. Kampus yang saya pilih adalah UKRIDA. Awalnya saya ragu untuk mengambil Magister Manajemen dikarenakan pertanyaan yang muncul apakah saya mampu menyelesaikannya. Karena pada waktu strata 1 di Universitas Terbuka syarat kelulusannya mengerjakan tugas akhir program dan belum diharuskan membuat skripsi. Saya memulainya dengan doa dan tekad untuk menyelesaikan studi secepatnya atau paling lama 2 tahun atau 4 semester. Berjalannya waktu dengan prinsip rajin karena selama kuliah berlangsung saya selalu hadir di perkuliahan dan lulus setiap mata kuliah yang diadakan pada setiap semesternya.

Semester 3 merupakan waktu di mana saya harus memilih konsentrasi studi. Waktu itu saya mengalami pergumulan dan akhirnya saya memilih konsentrasi studi pemasaran dikarenakan sesuai dengan bidang pekerjaan. Di semester ini juga sudah diharuskan untuk membuat proposal tesis sebagai tugas akhir dari salah satu mata kuliah yaitu metodologi penelitian. Tahap ini juga berhasil dilalui dengan lulus pada saat menghadapi seminar proposal tesis. Tesis diajukan sebagai syarat penelitian untuk memperoleh gelar Magister Manajemen.

Masuk pada semester 4, saya harus memulai penelitian untuk mengerjakan bab 4. Di sini diharuskan menyebarkan kuesioner kepada 200 responden. Waktu itu saya dibantu oleh pembina pemuda untuk menyebarkannya saat kebaktian pemuda di Gereja Kristus Yesus jemaat Sunter. Dan akhirnya lebih dari 100 responden sudah mengisi kuesioner artinya separuh dari seluruhnya sudah didapat sehingga mempercepat untuk dilakukan penelitan.

Saya merasakan pertolongan Tuhan sehingga memperoleh kemudahan dengan menggunakan waktu yang singkat dan cepat mendapatkan data sebanyak mungkin  karena waktu penelitian yang terbatas.

Hasil dari penelitian yang saya perlihatkan kepada dosen pembimbing dan dikatakan “hoki” dengan  hasil yang langsung bagus sehingga bisa melanjukan dengan pembahasan dari penelitian ini. Saya tidak tahu apakah percaya kata “hoki” tersebut atau tidak. Tetapi yang pasti saya merasa beruntung dan bersyukur dengan hasilnya.

Akhirnya saya menghadapi sidang tesis dan dinyatakan lulus. Kuliah S2 diselesaikan dalam waktu 2 tahun. Pada tahun 2017 saya diwisuda. Dunia melihat hasilnya tetapi Tuhan melihat prosesnya. Bagi saya yang penting adalah prosesnya karena merasakan pertolongan Tuhan dengan cara-Nya yang tidak saya pikirkan. Investasi ilmu sangat penting untuk masa depan kita. Ilmu dipakai seumur hidup kita. Perbedaan antara ilmu dan uang menurut saya adalah ilmu kalau digunakan terus bertambah sedangkan uang kalau dipakai pasti berkurang. Pada kesempatan ini ijinkan saya memberikan saran jika ada kesempatan, baik itu waktu maupun biaya tuntutlah ilmu setinggi-tingginya.

Semoga kesaksian ini menjadi berkat dan kiranya hidup kita terus dipakai Tuhan untuk menjadi saluran berkat-Nya. Segala kemuliaan bagi Tuhan.

Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia.

Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.    

Roma 11:36