Bacaan Alkitab hari ini : Yeremia 12

Melihat orang baik mengalami berbagai kemalangan hidup sedangkan orang jahat yang tidak layak menerima berkat justru mujur hidupnya membuat kita tergoda untuk bertanya mengapa Tuhan mengizinkan hal yang terasa tidak adil itu terjadi. Itulah kegalauan Nabi Yeremia saat melihat saudara-saudara sebangsanya yang hatinya jauh dari Allah, namun Allah seolah-olah tidak memperhitungkan kejahatan mereka (12:1-2). Orang-orang yang menolak pesan kenabiannya itu bahkan ingin membunuhnya (11:21). Wajarlah bila Nabi Yeremia galau dan menuntut agar Tuhan menghukum mereka dan membela dia sebelum seluruh negeri hancur oleh kebebalan mereka (12:3-4). Akan tetapi, jawaban Tuhan bukannya menghibur, melainkan justru bernada tantangan (12:5-6). Seolah-olah Tuhan berkata, “Kamu kira keadaanmu sudah sangat buruk, Yeremia? Kamu keliru! Kamu belum berlari melawan kuda. Keadaannya akan semakin memburuk. Bersiaplah!”. Allah bahkan menegaskan hukuman-Nya, bahwa Ia telah meninggalkan baik tanah maupun umat perjanjian, dan akan membiarkan mereka menjadi hancur, terbuang dan sepi (12:7-17). Di sepanjang sisa kitab ini, sikap Yeremia seolah-olah menjawab tantangan Tuhan dengan mengatakan, “Saya siap berlari melawan kuda!”

Anda telah bertekad mengikut Tuhan Yesus dan sedang galau karena tidak mendapat tepuk tangan, melainkan justru menyaksikan ketidakadilan dan mengalami penolakan? Sekarang adalah saat untuk menyadari bahwa jalan keselamatan dan kemuridan memang bukan jalan yang aman, tetapi jalan yang benar, jalan salib yang telah lebih dulu ditempuh oleh Tuhan Yesus sendiri. Perbaruilah tekad Anda untuk tetap berjalan di belakang-Nya dengan setia! [ICW]