Wah, tidak terasa sudah bulan Desember lagi. Hiasan Pohon Natal dan pernak perniknya sudah menghiasi setiap sudut gereja dan mall. Lagu Natal dari yang ceria sampai ke yang syahdupun sudah mengalun merdu membuat kita pengen cepat libur. Iya ga? Ayo ngaku! hahahahha Ok, Redaksi juga ga mau kalah buat ramein website gereja. Oops!

Well, ditengah semua kesibukan menjelang Natal, ada baiknya kita ambil waktu tenang sejenak untuk merenungkan makna Natal. Saya tahu, jadwal pelayanan biasanya sudah segudang, target kantorpun dimajuin karena mau libur, belum lagi mempersiapkan liburan keluarga. Well.. pastinya bulan Desember ini adalah bulan yang super sibuk. Tetapi jika kita tidak menyediakan waktu untuk tenang sejenak, saya kuatir kita justru akan kehilangan makna Natal sesungguhnya. Ada baiknya kita sediakan waktu alone with God.

Buat apa jadi super sibuk, tetapi kita kehilangan hal yang terutama?

Tunggu, saya tidak minta supaya kita ga sibuk. Sibuk mah, mana bisa dihindari. Tetapi kembali merenungkan makna Natal dan mengaplikasikannya dalam kehidupan kita, itu yang terpenting.

Tanyakan kepada Tuhan, apa yang harus kita lakukan menjelang Natal ini? Karena Natal bukan kita tetapi Yesus. Natal adalah Sang Pemilik Kerajaan Surga meninggalkan tahta-Nya, karena kasih-Nya yang besar kepada kita. Merayakan kehadiran-Nya di dunia sebenarnya mengingatkan betapa kita dicinta-Nya. Natal juga bukan tentang apa yang kita dapatkan, tetapi bagaimana kita dapat menjadi Kristus kecil ditengah dunia yang gelap ini. Seberapa kita sadar akan cinta Tuhan dalam hidup kita, seberapa jauh juga kita memiliki kerinduan untuk mengasihi sesama seperti Kristus telah mengasihi kita.

Untuk itu, kami juga akan berusaha untuk mengisi beberapa artikle Natal yang kelak akan di publish dalam bulan ini. Harapan kami, kita semua dapat merenungkan kembali cinta kasih Tuhan dalam moment yang special ini. Selamat menyambut hari kelahiran Tuhan Yesus.

Salam

Redaksi

Baca Juga :

Upcoming Event

To More Love Christ Than Christmas