GKY Sunter

Kunci untuk Tetap Setia Kepada Tuhan

Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat (Matius 24:13)

Kesetiaan dan ketaatan adalah teladan Tuhan kita Yesus Kristus, itulah sebabnya Allah Bapa sangat meninggikan-Nya dan mengaruniakan kepada-Nya Nama diatas nama (Filipi 2:8-11). Kepada para jemaat di Asia kecil, Tuhan kita Yesus Kristus menganjurkan mereka untuk setia sampai mati, karena ada mahkota kehidupan tersedia bagi mereka (Wahyu 2:10; 3:5).

Hal yang sama juga Tuhan inginkan dari kita saat ini, Ia mau agar pada akhirnya nanti, kita kedapatan sebagai orang-orang yang taat dan setia. Taat dan setia adalah proses yang harus kita jalani selama hidup di dunia ini. Simak 4 langkah berikut ini yang akan membantu kita untuk tetap setia di dalam Tuhan, yakni:

1. Dedikasikan diri kepada Tuhan (Roma 14:8). Banyak orang Kristen yang kurang berserah kepada kehendak Tuhan, mereka lebih cenderung memikirkan kepentingan pribadi, segala sesuatu berpusat pada diri sendiri.

Untuk menjadi orang yang tetap setia di dalam Tuhan, maka keegoisan diri harus kita kesampingkan, Allah harus mendapatkan tempat teratas di dalam hidup kita, Dia harus menjadi sentral hidup kita. (Band. Roma 12:1-2).

2. Tetap bergantung pada Tuhan (Amsal 3:5-6). Banyak orang menggeser Tuhan dari rencana yang mereka buat, mereka bergantung pada kekuatannya sendiri atau pada orang lain. Karena itu mereka gagal (Yohanes 15:5).

Arus modernisasi dunia menawarkan berbagai kemudahan di segala bidang kehidupan mengakibatkan banyak orang tidak lagi bergantung kepada Tuhan. Bagi mereka, Tuhan adalah penolong cadangan yang hanya dibutuhkan saat mereka sudah benar-benar dalam keadaan genting. Sebagai anak-anak Tuhan, janganlah kita hidup seperti orang-orang dunia ini! Biarlah kita tetap taat dan setia dengan jalan bergantung mutlak kepada-Nya setiap saat.

Mahkota kehidupan adalah hadiah terindah yang akan diterima oleh orang-orang yang taat dan setia sampai akhir

3. Tetap bersukacita di dalam Dia (Filipi 4:4). Banyak orang berpikir negatif, itu sebabnya mereka putus asa dan menyerah di tengah jalan. Kita harus bersukacita di dalam Tuhan senantiasa. Jika kita menghitung berkat Tuhan dan melihat hal yang baik di dalam diri orang lain, maka kita akan terdorong untuk tetap setia di dalam Tuhan (Roma 12:12-21). Tetaplah bersukacita, apapun keadaan kita!

4. Rajin untuk Dia (II Korintus 5:14). Banyak orang begitu peduli dalam menyenangkan dirinya sendiri, namun mereka malas dan masa bodoh dalam perkara-perkara rohani. Kita harus rajin bekerja untuk Tuhan.

Saat kita menolong mereka yang berada dalam kebutuhan dan membawa Kristus bagi mereka yang terhilang, maka kita akan menerima berkat yang membantu kita untuk tetap setia di dalam Tuhan.

Akhirnya, marilah kita meneladani Tuhan Yesus Kristus yang setia sampai akhir hidup-Nya! Lakukan keempat hal diatas sebagai kunci agar kita tetap taat dan setia di dalam Tuhan. Mintalah kekuatan dan pimpinan Roh Kudus, sehingga kita mampu menjalani semuanya itu dengan sukacita!

Oleh: Pdt. Jacob Nahuway,MA (diakses melalui Facebook pada 8 November 2015)