ORA ET LABORA, DEUS ADEST SON HAS

BACAAN ALKITAB : 1 Timotius 2
PERENUNGANKU
Frasa bahasa Latin “Ora et Labora” atau lengkapnya “Ora et Labora, Deus adest son has” artinya “Berdoa dan bekerja, Allah hadir di sana” sering kali dikaitkan dengan kehidupan biara ordo Benedictine yang dimulai oleh Benedict dari Nursia, Bapa Biara Gereja Barat. Berdoa dan bekerja merupakan dua unsur penting dalam spiritualitas ordo tersebut. Bagi mereka, Allah tidak hanya hadir di dalam dan melalui doa, tetapi juga di dalam perbuatan. Di dalam 1 Timotius 2 ini, Rasul Paulus menyampaikan kedua hal prinsip tersebut yakni kehidupan doa dan sikap hidup yang benar kepada Timotius.

Pertama, Rasul Paulus mengingatkan Timotius untuk senantiasa berdoa: menaikkan permohonan, doa syafaat, dan ucapan syukur untuk semua orang termasuk para raja dan para pembesar agar orang Kristen bisa hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. Pokok doa ini sangat bisa dimengerti mengingat bahwa saat itu, orang Kristen masih dipandang sebelah mata dan hidup dalam bayang-bayang ketidakpastian hukum. Oleh karena itu, berdoa bagi para raja dan para pembesar adalah sangat penting. Akan tetapi, ingatlah bahwa doa bukan hanya dimaksudkan agar orang Kristen bisa hidup tenang dan tenteram, melainkan juga demi keperluan para penguasa tersebut, karena setiap orang termasuk mereka memerlukan keselamatan, pengetahuan akan kebenaran, serta kehadiran Allah di dalam hidup mereka.

Kedua, Rasul Paulus juga mengingatkan Timotius agar setiap orang Kristen menghadirkan Allah melalui kehidupan yang benar di antara sesama orang percaya, khususnya dalam masyarakat yang belum percaya. Seorang laki-laki Kristen yang saleh dan terhormat harus menjauhi kecemaran, tidak pemarah, dan tidak larut dalam perselisihan sikap hidup yang sangat berlawanan dengan budaya saat itu. Demikian pula, seorang perempuan Kristen yang saleh dan terhormat tidak dinilai berdasarkan penampilan lahiriahnya, melainkan dinilai berdasarkan apa yang layak bagi seorang saleh yakni perbuatan baik.

Bagaimanakah keseimbangan kehidupan doa dan perbuatan Anda? Apakah Anda dan orang-orang di sekitar Anda bisa berkata bahwa Allah hadir di dalam dan melalui doa serta tindakan Anda? “Ora et Labora, Deus adest son has.” [HL]





Renungan Seorang Murid GKY Sunter / 2020