GKY Sunter

a�?ANAKKU INI TELAH MATI DAN MENJADI HIDUP KEMBALIa��a�?

Jumat, 19 Agustus 2016
Bacalah : Lukas 15:11-24A�A�

15:11 Yesus berkata lagi: “Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki. A� 15:12 Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. A�Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu A� di antara mereka. 15:13 Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh A�. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu A� dengan hidup berfoya-foya. 15:14 Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat. 15:15 Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya. eA� 15:16 Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorangpun yang memberikannya kepadanya. 15:17 Lalu ia menyadari keadaannya A�, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan. 15:18 Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa A� terhadap sorga dan terhadap bapa, 15:19 aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa. 15:20 Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh A�, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan A�. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. A� 15:21 Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, A� aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa. 15:22 Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah A�yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya A� dan sepatu pada kakinya. 15:23 Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. 15:24 Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, A�ia telah hilang A� dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria.A�

 

  1. Siapakah anak yang meminta warisan kepada bapanya dan apa yang dilakukannya? (ayat 12-14)
  2. Mengapa ia kembali ke rumah bapanya? (ayat 17-18)
Renungkanlah:

Hati yang penuh kasih dari seorang bapa dapat digambarkan melalui perumpamaan Yesus ini. Kisah seorang anak bungsu meminta warisan kepada bapanya dan pergi menghabiskan warisan itu dengan berfoya-foya. Ketika miskin, terlantar, dan hancur, tenggelam dalam dosa, ia datang kembali kepada bapanya memohon pengampunan. Bapanya tidak merasa sakit hati, marah, dan dihianati tetapi justru bersukacita waktu anaknya kembali. Sebagai bapa, ia sangat senang anak yang pergi, hilang dan mati (sebagai gambaran hancur dalam dosa) telah kembali. Tidak lagi memperhitungkan keberdosaan dan kesalahan anaknya, bapa menerima ia apa adanya. Seorang bapa hendaknya penuh kasih menerima anaknya dan mengampuni serta bersedia menerima kembali anak-anak yang terhilang.

Lakukanlah :

Marilah setiap bapa meneladani Bapa di surga yang menerima setiap anak-anaknya yang terhilang.

Doa:

Tuhan menjauhkan hati yang keras dan benci dari hati kita dan memberikan hati yang penuh kasih dan pengampunan.