GKY Sunter

APOLOS, PRISKILA, DAN AKWILA

Sabtu, 21 MayA�2016

Bacalah : Kisah Para Rasul 18:24-28

24 A�A� Sementara itu datanglah ke Efesus seorang Yahudi bernama Apolos, yang berasal dari Aleksandria. Ia seorang yang fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal-soal Kitab Suci.
25A� Ia telah menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus, tetapi ia hanya mengetahui baptisan Yohanes.
26A� Ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. Tetapi setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa dia ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Allah.
27A� Karena Apolos ingin menyeberang ke Akhaya, saudara-saudara di Efesus mengirim surat kepada murid-murid di situ, supaya mereka menyambut dia. Setibanya di Akhaya maka ia, oleh kasih karunia Allah, menjadi seorang yang sangat berguna bagi orang-orang yang percaya.
28A� Sebab dengan tak jemu-jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias.
1.A�Siapakah Apolos? (ayat 24-25)
2.A�Apa yang dilakukan oleh Priskila dan Akwila? (ayat 26)
3.A�Apa respon Apolos selanjutnya? (ayat 27-28)
Renungkanlah:
Apolos adalah seorang yang fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal-soal kitab suci. Dengan teliti ia mengajar tentang Yesus. Namun ia tetap membuka dirinya untuk belajar lebih banyak mengenai Jalan Allah (ayat 26 akhir). Kehidupan orang yang dipimpin oleh Roh Kudus akan menjadi suatu kehidupan yang mau terus belajar dan menerima didikan, sehebat apapun ilmu yang telah ia pelajari sebelumnya. Hasilnya adalah kehidupan dan pelayanannya sangat berguna bagi orang-orang yang percaya (ayat 27 akhir). Begitupun Priskila dan Akwila, kehidupan yang dipimpin oleh Roh Kudus membuat mereka membimbing Apolos dengan kasih, bukan menghakimi (ayat 26).
Lakukanlah : saya ingin terus menerima bimbingan dan belajar kebenaran Firman Tuhan dengan kerendahan hati.
Doa: Tuhan, berilah saya kerendahan hati untuk terus belajar mengenal-Mu dan hidup mempraktekkan kebenaran-Mu. Amin.