GKY Sunter

BAGAIKAN RAJAWALI NAIK TERBANG TINGGI

Selasa, 26 April 2016
Bacalah : Yesaya 40:29-31
29A� Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
30A� Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
31A� tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya;
Renungkanlah:
1.A�Siapakah yang disebutkan memberikan kekuatan kepada yang lelah dan tidak berdaya? (ayat 29)
2.A�Siapakah yang akan mendapat kekuatan baru? (31)
3.A�Apa yang dialami orang yang menantikan Tuhan? (ayat 31)
Burung rajawali mempunyai sayap yang lebar. Bahkan yang terlebar yang pernah diukur adalah selebar 2,5 meter. Burung rajawali dikenal dengan ketahanannya pada saat ia terbang. Walau diperlukan energi yang cukup besar untuk mengepakkan sayap pada awalnya, tetapi begitu dia terbang, dia hanya mengeluarkan energi yang sangat kecil karena ia memanfaatkan kekuatan angin bahkan badai.
Rajawali dapat terbang dengan melayang-layang di udaraA� ataupun terbang naikA� dengan memanfaatkan udara thermal/panas yang naik pada daratan terbuka. Rajawali dapat menempuh jarak rata-rata 75 hingga 125 mil. Jarak terjauh yang pernah ditempuh adalah 1100 mil.
Itulah rahasia kekuatan dari burung rajawali yang naik terbang tinggi. Dia tidak akan pernah menjadi lelah karena dia tidak perlu menggunakan banyak energi untuk dapat terbang dalam waktu lama dan menempuh jarak yang jauh. Itulah gambaran yang Tuhan berikan tentang orang yang berharap pada Tuhan. Tidak akan menjadi lemah dan lesu karena Tuhanlah kekuatan mereka.
Lakukanlah: Marilah kita tidak bosan-bosan dalam menantikan Tuhan.
A�Kiranya Tuhan memampukan kita menjadi rajawali di tengah-tengah tantangan atau cobaan berat dalam kehidupan, keluarga & pekerjaan.