GKY Sunter

Bergantung Kepada Allah Bukan Kepada Manusia

Kamis, 9 Maret 2016

Bacalah : Yeremia 17:5-8

5 A�A� Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!

6A� Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.

7A� Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!

8A� Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

 

Renungkanlah:

  1. Apa yang dialami oleh orang yang mengandalkan manusia?
  2. Apa yang dialami oleh orang yang mengandalkan Allah?

Dalam kehidupan ini banyak orang yang mengandalkan orang-orang kaya yang diharapkan dapat memberikan pertolongan.A�Sementara ada pula orang yang lebih mengandalkan kekayaan, jabatan, koneksi, gelar, popularitas dan sebagainya, dan yang paling diandalkan oleh manusia di zaman sekarang ini adalah uang.A�Mereka mengandalkan uang, tabungan atau deposito yang disimpan di bank, yang diharapkan dapat memberikan rasa aman, tenang dan juga jaminan bagi masa depannya. Sebagai orang percaya milikilah keberanian untuk mempercayakan hidup sepenuhnya kepada Allah. Karena Allah adalah sumber dari berkat. Apa yang ada di dunia ini tidak dapat diandalkan karena semua dapat hilang seketika. Hidup yang berpusat kepada Allah adalah hidup yang selalu mengandalkan Allah.

Lakukanlah : Mari kita belajar untuk mengandalkan Allah dalam setiap kehidupan kita dengan percaya bahwa Allah akan menjaga dan memelihara setia kita.

Doa: Mohon Tuhan menolong kita supaya hati kita tidak terikat dengan dunia ini. Memohon kepada Tuhan supaya kita selalu mencari Tuhan terlebih dahulu.