GKY Sunter

BERTEKUN DALAM PENGAJARAN

Kamis, 7 Juli 2016

Bacalah : Kisah Para Rasul 2:41-47

2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah wA� mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. 2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran xA� rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti yA� dan berdoa 1A�. zA� 2:43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. aA� 2:44 Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, bA� 2:45 dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan cA� masing-masing. 2:46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. dA� Mereka memecahkan roti eA� di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, 2:47 sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. fA� Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah gA� mereka dengan orang yang diselamatkan.

  1. Apa yang dilakukan orang-orang percaya setelah memberi diri dibaptis? (ay 41-42)
  2. Di mana mereka berkumpul ? (ayat 46)

 

Renungkanlah :

Bertekun dalam pengajaran merupakan ciri dari jemaat mula-mula. Bertekun dalam pengajaranA� artinya rajin, giat, bersungguh-sungguh, dan disiplin A�untuk belajar akan Firman Tuhan. Demikian juga seharusnya dengan kita sebagai pengikut Kristus, kita tidak boleh berhenti belajar kebenaran Firman Tuhan. Bagi sebagian orang, proses belajar menjadi seorang Kristen seolah-olah berhenti pada saat orang itu selesai disidi atau dibaptis. Mereka menganggap sidi atau baptisan itu sebagai tujuan, jadi kalau tujuan sudah tercapai, ya sudah berhenti sampai di situ. Karena itu tidak heran kalau ada orang yang setelah disidi dan dibaptis bukannya iman mereka tidak bertumbuh melainkan semakin merosot.

 

Sebagai orang Kristen, kita harus terus belajar Firman Tuhan dan semakin taat melakukannya supaya karakter kita semakin menyerupai karakter Tuhan kita. Selain itu juga supaya iman kita tidak diombang-ambingkan oleh dunia ini. Tidak penting A�berapa lama menjadi orang kristen, tetapi apakah kita sebagai orang kristen, bertumbuh di dalam iman dan pengenalan kita akan Tuhan.

 

Lakukanlah: A�Tidak cukup hanya mendengar Firman Tuhan pada hari minggu, tetapi juga perlu mempelajari Firman Tuhan dan membekali diri dengan bacaan rohani..

Doa:A� Terima kasih Tuhan karena saya sudah diselamatkan dan menjadi anak Tuhan, pimpinlah saya agar mempunyai kerinduan untuk terus belajar akan Firman Tuhan bertumbuh dalam iman.