GKY Sunter

Hamba Melakukan Apa yang Dilakukan Tuannya

Bacaan Alkitab A�A�Matius 25:34-40

34 Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.
35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;
36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.
37 Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum?
38 Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian?
39 Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?
40 Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Renungkanlah

Apa yang Tuhan Yesus ingin ajarkan dalam bagian ini?

A�

Suatu pagi yang dingin seorang serdadu Amerika sedang menuju ke baraknya di kota London. Ketika ia sedang mengendarai jeepnya, ia melihat seorang anak kecil menempelkan hidungnya ke jendela kaca sebuah toko roti. Prajurit tersebut menghentikan mobilnya dan mendekati anak itu. Dia melihat Anak ituA� memandangi pelayan yang menempatkan kue-kue dan roti di rak pajangan. Anak itu memperhatikan dengan mengeluarkan air liurnya. Melihat ini prajurit tersebut masuk ke toko itu, membeli beberapa roti dan kue. Kemudian dia keluar dan memberikan satu kantong kue dan roti kepada anak itu. Pada saat dia mau meninggalkan anak itu, anak itu menarik jubahnya dan berkata a�?Tuan apakah engkau Tuhan? Melalui Matius 25:34-40, Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk memperhatikan orang-orang yang membutuhkan pertolongan. Ketika kita melakukan segala sesuatu untuk Tuhan, dan peduli kepada orang yang menderita dan yang membutuhkan, saat itulah kita paling mirip dengan Tuhan. Marilah kita berlomba melakukan yang terbaik bagi Tuhan dan hanya untuk menyenangkan hati Tuhan. Amin !

A�

 

Lakukanlah

Mari kita menjadi alat untuk menyampaikan kasih-Nya kepada orang-orang yang menderita: kepada orang yang lapar, yang haus, seorang asing, yang telanjang yang tidak memiliki pakaian; kepada yang sakit, dan yang di dalam penjara.

Berdoalah

Tuhan Yesus berikan kami kepekaan dari Tuhan untuk mengetahui dan memiliki hati Tuhan, pikiran Tuhan dan belas kasihan Tuhan untuk dapat melakukan semuanya itu. Amin