GKY Sunter

Hati-hati dengan suara yang bukan dari Tuhan.

Kamis, 28 Januari 2016

Bacalah :A� Kejadian 3:1-1-7

1 A� Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”
2 Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: “Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,
3 tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.”
4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati,
5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.”
6 A� Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.
7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.
8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.
9 A� Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Di manakah engkau?”
10 Ia menjawab: “Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi.”

Renungkanlah :
  1. Bagaimana si ular mengubah atau memalsukan perintah Tuhan, selidiki ayat 1-3 !
  2. Bagaimana suara si ular menjebak Hawa jatuh dalam dosa? (ayat 4-5)
  3. Apa yang membuat Adam dan Hawa jatuh dalam dosa? (ayat 6)

Peristiwa dari kejadian 3 di Taman Eden adalah peristiwa besar sekaligus malapetaka terbesar dalah sejarah hidup manusia. Adam dan Hawa, manusia pertama sekaligus nenek moyang kita jatuh dalam jerat iblis dan berdosa. Si ular, representasi dari Iblis sangat licik menupu dan menggodai Hawa. Pertama-tama si ular mengubah perintah Tuhan dengan mengatakan: a�?Jangan makan semua pohion di tamana�? , lalu menawarkan hasil yang luar biasa kalau makan buah terlarang, bisa menjadi seperti Allah.A� Maka Hawa terjebak oleh godaan dari suara Iblis dan mengakibatkan kejatuhan. Hawa tidak hati-hati dengan jebakan Iblis. Alkitab juga mengatakabn Iblis seperti singa yang mengaum di sekitar kita, dan ia sedang mencari mangsa, dan dengan berbagai cara untuk menggoda dan menjatuhkan kita. Iblis bisa memakai berbagai suara untuk menggoda kita, itulah sebabnya kita harus sangat hati-hati, kenali suara dari Tuhan dan mana yang bukan dari Tuhan.

 

Lakukanlah:

Ujilah setiap suara yang saudara dengar . Dengarkanlah Firman Tuhan dengan hati yang berdoa, supaya Tuhan beri kepekaan kepada kita untuk menjauhkan suara Iblis.

 

Doa:

Tuhan lindung saya setiap hari dari godaan dan suara si Iblis, beri kepadaku, hikmat dan pengertian untuk mengenali suara yang menyesatkan supaya saya jangan jatuh ke dalam dosa.