GKY Sunter

Hujan Berkat

 

Bacalah: Mazmur 65:10-14

 

9 A�(65-10) Engkau mengindahkan tanah itu, mengaruniainya kelimpahan, dan membuatnya sangat kaya. Batang air Allah penuh air; Engkau menyediakan gandum bagi mereka. Ya, demikianlah Engkau menyediakannya:

10A� (65-11) Engkau mengairi alur bajaknya, Engkau membasahi gumpalan-gumpalan tanahnya, dengan dirus hujan Engkau menggemburkannya; Engkau memberkati tumbuh-tumbuhannya.

11A� (65-12) Engkau memahkotai tahun dengan kebaikan-Mu, jejak-Mu mengeluarkan lemak;

12A� (65-13) tanah-tanah padang gurun menitik, bukit-bukit berikatpinggangkan sorak-sorai;

13A� (65-14) padang-padang rumput berpakaikan kawanan kambing domba, lembah-lembah berselimutkan gandum, semuanya bersorak-sorai dan bernyanyi-nyanyi.

Renungkanlah

  1. Siapa yang membuat tanah menghasilkan pangan bagi manusia? (ay.10-11)
  2. Apa respon dari alam terhadap kebaikan Tuhan? (ay. 13b dan 14b)
  3. Apa respon anda terhadap kebaikan Tuhan ?

Tahun baru Imlek didasarkan pada perhitungan pergerakan bulan terhadap bumi sehingga tiap tahun mengalami perubahan tanggal tahun baru jika dibandingkan dengan tahun masehi yang berdasarkan pergerakan bumi terhadap matahari. Salah satu ciri khas dari tahun baru imlek adalah hari itu menandai datangnya musim penghujan alias musim subur bagi pertanian. Orang Kristen etnis Tionghoa juga bisa merayakan imlek sesuai Firman Allah, yaitu merayakan syukur memasuki tahun yang baru dan disertai dengan hujan yang mendatangkan kesejahteraan. Bagi orang Kristen, Allah yang dikenal melalui Yesus Kristus adalah Allah satu-satunya yang memberikan berkat bagi umat manusia. Mari kita selalu bersyukur kepada-Nya.

Lakukanlah:

Bersyukur kepada TUHAN Allah atas kebaikkan-Nya dan mengurangi kesombongan diri atas segala keberhasilan atau rezeki yang kita peroleh.

Berdoalah:

Tuhan menolong kita untuk bisa selalu melihat berkat-Nya yang mengalir dan melimpah melalui berbagai macam cara dalam hidup kita.