GKY Sunter

IMAN HARUS DIPRAKTEKKAN

Senin, 18 April 2016
Bacalah : Yakobus 2:14-26A�

14 A�A� Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?
15A� Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari,
16A� dan seorang dari antara kamu berkata: “Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!,” tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu?
17A� Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.
18A� Tetapi mungkin ada orang berkata: “Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan,” aku akan menjawab dia: “Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.”
19A� Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.
20A� Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?
21A� Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah?
22A� Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.
23A� Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: “Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.” Karena itu Abraham disebut: “Sahabat Allah.”
24A� Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.
25A� Dan bukankah demikian juga Rahab, pelacur itu, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia menyembunyikan orang-orang yang disuruh itu di dalam rumahnya, lalu menolong mereka lolos melalui jalan yang lain?
26A� Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.

Renungkanlah:
1.A�Iman yang bagaimanakah yang tidak disertai perbuatan ? (ayat 17, 26)
2.A�Iman yang bagaimanakah yang dapat dikatakan iman sempurna? (ayat 22)
3.A�Temukan dua hal yang dapat membuat manusia dibenarkan oleh Allah! (ayat 24)

Yakobus menjelaskan bahwa jika iman tidak diwujudkan dalam perbuatan, itu bukan iman yang menyelamatkan, karena itu adalah iman yang mati dan palsu. Dalam kehidupan seorang Kristen, iman dan perbuatan tidak boleh dipisahkan.A� Iman harus disertai oleh perbuatan; dengan kata lain perbuatan atau apa yang kita lakukan adalah bukti dari iman kita. Iman harus dipraktekkan. Seorang yang beriman tidak saja sekadar percaya pada apa yang diyakininya, tapi juga mengikuti dan bertindak atas dasar apa yang dipercayainya. Iman bertumbuhA� melalui perbuatan-perbuatan yang didasarkan pada apa yang kita percayai itu. Manusia diselamatkan oleh iman dan bukan oleh perbuatan-perbuatan kebajikan, namun iman menuntut adanya perbuatan. Meskipun perbuatan kebajikan belum tentu membuktikan iman, tetapi orang yang beriman pasti melakukan perbuatan kebajikan.

Lakukanlah : Buktikanlah imanmu kepada Tuhan melalui perbuatan-perbuatan yang memuliakan nama-Nya.

Doa: Mohon Tuhan memampukan saya untuk mewujud-nyatakan iman di dalam kehidupan sehari-hari melalui perbuatan maupun perkataan, yang menjadi berkat bagi orang lain dan memuliakan Tuhan. .