GKY Sunter

Kesaksian Panitia Natal: Surprise dari Tuhan

by Susan

Menjelang akhir tahun 2015, saya cukup direpotkan dengan pekerjaan kantor sebagai agen properti. Target akhir tahun, pekerjaan yang menumpuk, semua bercampur baur membuat saya semakin sibuk.

Pada awal November 2015, saya dihubungi panitia natal 2015, dan dipercayakan pelayanan dekorasi. Saya tahu pelayanan ini akan menguras waktu dan tenaga. Saya bergumul. Pada akhirnya dengan iman saya menerima tugas pelayanan ini.

Singkat kata, proses dekor natal ini benar-benar menyita waktu kerja saya. A�Hampir 1 bulan saya tidak ke kantor. Banyak rekan kantor menanyakan keberadaan saya. Kira-kira 1 minggu sebelum natal, ketika saya sedang dekor taman depan panggung yang masih kosong, tiba-tiba ada klien telpon bertanya apakah ada stok properti di daerah X?
Kemudian saya share di group kantor dengan tim marketing yang isinya sebagai berikut: “Siapa yg punya stok? Ada klien cari”
Rekan kantor langsung menjawab ada, tapi harga serta kondisi sepertinya mustahil cocok dengan klien saya. Saya info ke klien saya, dan dia langsung tawar, dan bila cocok langsung kasih uang muka. Pemilik properti dengan separuh bingung dan tak percaya meminta sedikit diatas harga yang ditawar klien saya karena tanpa melihat fisik properti kok berani tawar?
Singkat cerita klien saya langsung setuju dan ke notaris dan membayar DP keesokan harinya. Setelah bayar uang muka, baru klien ingin melihat ruko nya.

Semua rekan di kantor pada heran, karena sudah sebulan saya tidak ke kantor, tapi dengan tiba-tiba dan gampang nya cuma hitungan menit bisa mendapat klien dengan nominal closing harga diatas rata-rata.

Rekan-rekan seiman, saya yakin anugerah Tuhan akan mengalir jika kita dengan tulus hati mau melayani, bukan dengan pamrih untuk mendapatkan sesuatu. Mungkin Tuhan dengar dari mulut dan hati saya tidak pernah menolak untuk membantu pelayanan dekor di gereja. Selalu yang keluar jawaban, A�” Ok!” ,tanpa pikir panjang lagi. A�Semua ini karena saya senang dekor dan sesuai dengan talenta yang Tuhan berikan,

Melayani memang bukan untuk mendapatkan berkat. Berkat adalah bonus dari Tuhan, bukan sebuah imbalan dari pelayanan. Percayalah bahwa kasih setia Tuhan tidak pernah berakhir. Pada saat kita taat dan setia mengerjakan panggilan pelayanan, Tuhan akan memelihara kehidupan kita dengan cara yang unik dan tidak pernah kita bayangkan.
Ini lah kesaksian saya di Natal 2015..A special gift from Him.

 

A�Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hatiA�manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.” (1Kor 2:9)