GKY Sunter

Rencana Allah Bukan Rencana Kita

Selasa, 7 Maret 2016

Bacalah : Yakobus 4:13-17

13A� Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: “Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung,”

14A� sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.

15A� Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.”

16 A�Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah.

17A� Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.

 

Renungkanlah:

  1. Apa saja rencana yang sudah disusun dalam perikop kita hari ini?
  2. Apa yang salah dengan recana yang sudah disusun?
  3. Apa manusia tidak boleh berencana?

Setiap kita pasti memiliki mimpi, cita-cita atau rencana dalam hidup kita. Kita sudah memiliki rencana A, B, C sampai Z. Tetapi seringkali kita lupa bahwa kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi besok. Kita begitu asyiknya menyusun rencana kita tetapi kita melupakan Tuhan yang adalah pemimpin hidup kita. Ia yang mengetahui apa yang terjadi besok dan tahu apa yang terbaik buat kita. Menyusun rencana dalam hidup kita adalah sesuatu yang perlu dan baik, tetapi jangan lupa biarkan Allah yang memegang penghapusnya. Sehingga saat rencana kita tidak sesuai dengan rencanaNya, biarlah itu dihapus dari catatan setiap kita. Hidup yang berpusat kepada Allah adalah hidup yang selalu menjalankan rencana Allah.

Lakukanlah : Mari kita selalu bertanya kepada Allah saat kita menyusun rencana-rencana kita dan mari kita selalu mencari kehendakNya

Doa: Mohon Tuhan menyatakan renacanaNya dalam hidup setiap kita dan berdoa suapaya kita selalu mau berjalan sesuai dengan apa yang Tuhan rencanakan.