GKY Sunter

Resume Seminar Pembinaan “Passionate Leader” (sesi 1 by Deddy Tedjakumara)

 

Passion berasal dari kata “Pathos” yang A�berarti:

– Emotion-Strong Feeling (cinta yang luar biasa-sangat kuat)

– Suffering (penderitaan)

– Undergoing-Experiencing (berjalan cukup lama)

– Enduring (teruji dengan waktu)

Passion itu mirip jatuh cinta. Saat kita jatuh cinta, adakah kita mengalami unsur-unsur ini? Cinta itu bukan hanya rasa senang saja, tetapi rela menderita atau berkorban dan teruji oleh waktu.

Yeremia 20: 9 :A�Tetapi apabila aku berpikir: “Aku tidak mau mengingat Dia dan tidak mau mengucapkan firman lagi demi nama-Nya sA�“, maka dalam hatiku ada sesuatu yang seperti api 1A� tA� yang menyala-nyala, terkurung dalam tulang-tulangku; aku berlelah-lelah untuk menahannya, uA�tetapi aku tidak sanggup.

Passion itu seperti yang dialami oleh Nabi Yeremia, yang sekalipun dia ingin berhenti memikirkan Tuhan dan tidak mau lagi menjadi nabi yang menyampaikan Firman Tuhan. tetapi pada kenyataannya dia tidak mampu, karena ada sesuatu yang di dalam hatinya yang menyala-nyala.

Dengan demikian, Passion adalah Suatu perasaan yang kuat yang mendorong perbuatan aktif dalam jangka waktu yang panjang dan tetap teguh walaupun membayar harga yang mahal.

Sedangkan Passionate leader adalah : seorang pemimpin yang bergerak karena passion

Passion bukan dimulai dari visi, mealinkan misi. Apakah bedanya? Visi adalah sesuatu yang dituju, sedangkan misi adalah alasan mengapa kita melakukan hal itu? Passion bukan dimulai dengan pertanyaan A?ntuk apa”? namun dengan pertanyaan “mengapa”?

Contoh: Pendiri Gojek yang bernama Nadiem Makarim. Dalam usianya yang tergolong muda, lulusan International Relation di Brown University, US danA�Harvard Business School untuk S2nya. Saat berada di Indonesia, di tengah lalu lintas yang sering kali terlampau padat, transportasi umum yang paling cepat dan murah adalah ojek. Namun ada beberapa pengalaman yang kurang menyenangkan ketika menggunakan jasa ini. Terkadang tukang ojek memasang tarif mahal ketika hanya dia yang sedang mangkal. Karena tidak ada pilihan, Nadiem mau tak mau mengambil juga. Nadiem sering berbincang-bincang dengan tukang ojek mengenai kehidupan pribadi mereka. Dari perbincangan itulah Nadiem mengetahui bahwa pendapatan sebagai tukang ojek tidaklah menentu. Jika salah satu anggota keluarga mereka ada yang sakit, maka mereka harus mencari pinjaman dari orang lain. karena penghasilan mereka tidak menentu, mereka tidak bisa melunasinya,sehingga harus gali lobang tutup lobang. Mendengar semua pergumulan itu, Nadiem tergerak hatinya untuk mendirikan Gojek untuk menolong mereka. Diharapkan, ketika mereka membutuhkan biaya, mereka tinggal rajin menjawab orderan, maka mereka bisa mendapatkan uang lebih. Disisi lain, nadiem juga berharap dapat membantu masyarakat luas untuk mendapatkan jasa Ojek dengan harga yang pasti, tidak dimainin. Inilah contoh dari passionate leader. Dia mendirikan perusahaan bukan dari impian ingin Gojek menjadi besar seperti apa, tetapi berangkat dari kerinduan untuk meningkatkan perekonomian para tukang ojek. Dia berangkat dari misi bukan dari visi.

wpid-2015-10-10-21.04.43.jpg.jpeg

 

Lihatlah gambar diatas. Passion lahir di tengah-tengah antara interest based Passion dengan Issue based Passion. Ketika kita melakukan sesuatu berdasarkan Interest based on Passion, kita biasanya semangat dan ahli dalam melakukannya, Kita punya talenta dalam bidang itu. kita senang melakukan hal itu. Namun jika kita hanya berada di posisi itu, kita cenderung untuk menjadi egois karena melakukan sesuatu hanya untuk diri kita sendiri.

Sedangkan isuue bassed on Passion adalah situasi yang sedang terjadi yang menggerakan hati kita. Misalnya dalam kisah gojek itu, penghaslian A�para tukang ojek yang tidak menentu itulah yang menggerakan hati Nadiem untuk mendirikan Gojek. Namun jika kita hanya memiliki sense of purpose ini dan tidak memiliki talenta untuk melakukannya, maka suatu saat kita akan kehilangan energi karena kita tidak suka melakukannya, dan kita tidak mahir melakukannya. Jadi Passion harus lahir dari 2 hal ini. Kita harus memiliki talenta untuk itu dan juga harus memiliki tujuan untuk orang lain. Dan ketika kita melakukan hal ini dalam waktu yang cukup panjang, itu adalah ujian yang akan membuktikan apakah benar itu adalah passion kita,. Akan ada waktunya kita menjadi ragu, sungguhkan ini adalah passion kita? Namun jika pada akhirnya kita tetap bertahan maka itu akan membuktikan bahwa itu adalah sungguh passion kita.

Yesus adalah Passionate leader. Dia membayar harga yang sangat mahal yaitu ketaatan sampai mati dikayu salib. Ujian passion adalah berapa harga yang berani kita bayarkan untuk itu? Orang lain tidak akan pernah mengerti mengapakah kita melakukan hal itu.

 

wpid-2015-10-10-21.05.18.jpg.jpeg

1. Passion menghasilkan energi. Ketika kita melakukannya, fisik mungkin lelah, tetapi kita merasakan semangat di dalam hati kita.

2. Passion menggerakan Visi. Kita bisa memiliki visi tanpa passion, tetapi visi itu belum tentu kita hidupi. Passion akan membuat kita menghidupi visi.

3. passion membangkitkan orang Lain. Akan ada orang lain yang diberkati ketika kita melakukan passion kita. Orang lain juga dapat melihat betapa kita berbeda dalam melakukan hal tersebut.

4. Passion membangun pengaruh dalam ketenangan. Ambilah contoh Nelson Mandela. Dia adalah seorang pemimpin yang tidak pandai berpidato, jika dibandingan dengan Barak obama atau pemimpin yang lainnya. namun begitu banyak orang yang menghormayi dirinya. Ada begitu banyak orang yang mengikutinya.

5. Passion menghasilkan komitmen yang kuat

6. Passion membawa dampak spiral. Ini adalah hukum talenta. Semakin kita memakainya, kita akan semakin mahir, Ketika kita semakin mahir, kita akan terus berkembang menjadi besar.

Find Your passion :

 

1. Jangan menimbulkan tekanan yang tidak perlu. (jangan karena belum menemukan kita menjadi stress. Tunggu saja waktunya Tuhan)

2. Suatu proses yang unik untuk setiap individu-self discovery

3. Perlu ada proses seolah-olah mencoba-coba -orientasi aktiviatas dan orientasi lasan

4. Adalah sebuah perjalanan kehidupan

5. Mengenali apa yang telah diberikan Tuhan.

Menemukan passion adalah sebuah perjalanan bersama dengan Allah. Setiap orang memiliki cara yang unik dalam menemukannya. Sehingga kita tidak bisa mematok kapan kita akan menemukan passion kita. Kita juga tidak bisa memandang rendah mereka yang belum menemukan passionnya. Ambilah contoh Samuel dengan Abraham. Samuel dipanggil Tuhan ketika masih kanak-kanak. Namun Abraham dipanggil Tuhan ketika sudah tua. Setiap orang memiliki cara dan waktu yang berbeda.