GKY Sunter

Selalu Mencari dan Melakukan Kehendak Allah

Minggu, 12 Maret 2016

Bacalah : Kisah Para Rasul 16:6-12

6 A�A� Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia.

7A� Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh Yesus tidak mengizinkan mereka.

8A� Setelah melintasi Misia, mereka sampai di Troas.

9A� Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya, katanya: “Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!”

10A� Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia, karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwa Allah telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana.

11A� Lalu kami bertolak dari Troas dan langsung berlayar ke Samotrake, dan keesokan harinya tibalah kami di Neapolis;

12A� dari situ kami ke Filipi, kota pertama di bagian Makedonia ini, suatu kota perantauan orang Roma. Di kota itu kami tinggal beberapa hari.

 

Renungkanlah:

  1. Berapa kalikah Paulus dan Silah merubah tujuan mereka?
  2. Mengapa mereka merubah tujuan mereka?
  3. Apa yang Tuhan kehendaki untuk mereka lakukan?

Dalam perikop yang kita baca, kita melihat bagaimana Paulus dan Silas beberapa kali merubah tujuan mereka. Mereka merubah tujuan mereka bukan karena keinginan mereka melainkan Tuhan yang menghendaki demikian. Tuhan menghendaki mereka untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di Makedonia. Paulus dan Silas tidak mengeluh atau menolak karena rencana mereka berubah. Mereka tetap setia melakukan apa yang Tuhan kehendaki. Hidup yang berpusat kepada Alalh adalah hidup yang selalu mencari kehendak Allah dan melakukannya.

Lakukanlah : Mari kita selalu mencari kehendak Allah melalui firmanNya dan relasi kita dengan Allah. Selanjutnya mari lakukan apa yang Allah kehendaki

Doa: berdoa supaya Tuhan memampukan kita untuk boleh mengetahui kehendakNya dalam kehidupan kita.