GKY Sunter

Yang Asing Menjadi MilikNya

 

Bacalah: Kisah Para Rasul 15:12-20

12A� Maka diamlah seluruh umat itu, lalu mereka mendengarkan Paulus dan Barnabas menceriterakan segala tanda dan mujizat yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka di tengah-tengah bangsa-bangsa lain.

13A� Setelah Paulus dan Barnabas selesai berbicara, berkatalah Yakobus: “Hai saudara-saudara, dengarkanlah aku:

14A� Simon telah menceriterakan, bahwa sejak semula Allah menunjukkan rahmat-Nya kepada bangsa-bangsa lain, yaitu dengan memilih suatu umat dari antara mereka bagi nama-Nya.

15A� Hal itu sesuai dengan ucapan-ucapan para nabi seperti yang tertulis:

16A� Kemudian Aku akan kembali dan membangunkan kembali pondok Daud yang telah roboh, dan reruntuhannya akan Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan,

17A� supaya semua orang lain mencari Tuhan dan segala bangsa yang tidak mengenal Allah, yang Kusebut milik-Ku demikianlah firman Tuhan yang melakukan semuanya ini,

18A� yang telah diketahui dari sejak semula.

19A� Sebab itu aku berpendapat, bahwa kita tidak boleh menimbulkan kesulitan bagi mereka dari bangsa-bangsa lain yang berbalik kepada Allah,

20A� tetapi kita harus menulis surat kepada mereka, supaya mereka menjauhkan diri dari makanan yang telah dicemarkan berhala-berhala, dari percabulan, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari darah.

Renungkanlah:

1.Kapan Allah berkehendak menyelamatkan bangsa-bangsa lain? (ay.14)

2.Bagaimana cara Allah memberkati bangsa lain? (ay.14b & 16-17)

  1. Apakah orang bukan Yahudi harus ikuti adat istiadat Yahudi? (ay.19-20)

Etnis Tionghoa pernah mengalami masa yang sukar semenjak tahun 1966, (setelah kejadian G 30 S/PKI). Diidentikan dengan komunis maka etnis Tionghoa merana. Akibat dari sentimen negatif tersebut sekolah Tionghoa ditutup, sebagian diusir pulang ke RRC, budaya dan bahasa Tionghoa dilarang tampil secara publik. A�Di tengah kesukaraan seperti itu, syukurlah bahwa Tuhan berbelas kasihan untuk menyampaikan injil keselamatanNya bagi etnis Tionghoa. Walau pun belum ada data resmi tentang berapa banyak etnis Tionghoa yang percaya pada Kristus, namun paling tidak dari pelayanan PGTI (Persekutuan Gereja Tionghoa Indonesia) yang telah mencakup pulau Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Sulawesi-Bali merupakan pertanda positif bahwa Allah mengasihi etnis Tinghoa di Indonesia dan telah tumbuh jemaat-jemaat Kristen Tionghoa. Kiranya Allah terus melawat semua etnis di Indonesia, karena semua manusia berharga di mata Allah.

Lakukanlah:

Mengingat bagaimana kita bisa mengenal Yesus dan siapa yang membawa Injil bagi kita. Biarlah kita terus kagum akan kebaikan Allah.

Berdoalah:

Bersyukur atas kebaikan Allah dan agar Injil disampaikan ke ujung dunia dan segala etnis.